Lilypie - Personal pictureLilypie Second Birthday tickers
Showing posts with label My Heart. Show all posts
Showing posts with label My Heart. Show all posts

Tuesday, June 5, 2012

Emak Galau

Jadi gini…ceritanya saya sedang menghadapi kegalauan paling mutakhir abad ini. Yah..apalagi klo bukan soal anak…namapun emak2x yah…. Problemanya masih yang itu2x aja sih…
Raisya udah makin besar, udah makin ngeh klo saya harus pergi ke Jakarta ninggalin dia hari minggu sore. Dan, rasanya saya ga merasa bangga atau senang ketika dia dengan manisnya melepas saya pergi setiap minggunya…no…it actually hurting me. Dan ini koq ya rasanya semakin hari malah semakin berat aja….beban banget dipikiran. Meski mungkin ga keliatan dan saya tetep pecicilan..tapi sungguh deep down inside sayah sutress sangat beybeh…
Apalagi pas sempet Raisya di Jakarta, meski Cuma empat hari doing pas long wiken dulu, tapi beneran meninggalkan jejak pikiran baru diotak saya yang ga pernah berenti bekerja mikirin How to be with my daughter… Senyaman apapun Raisya di Lembang sama neneknya, tempat sebenar-benarnya dia itu ya disini, sama saya…. Bundanya.
Masalahnya selama ini saya cuman ngarepin datangnya ART baik hati dari langit… yang sampe sekarang juga ga turun2x. Mau sampe kapan ditunggu…. Ya udah sih kasak kusuk sana sini cari ART, tapi ya itu ternyata zaman sekarang koq ya susah banget sih… Ibu sih bilang untuk coba tunggu sampe abis lebaran… tapi…kan lebaran masih lumayan lama ya sementara hasrat saya untuk berkumpul sama si bocah rasanya udah ga bisa dibendung lagi.
Sekarang sih lagi nunggu saya selesai probation dulu disini… 11 hari lagi. Dan, saya mulai merancang action apa yang akan saya lakukan…. Rencana pertama adalah mencari daycare.  Tema daycare ini sesungguhnya ga baru buat saya…  Temen saya, Kiky, sebetulnya udah memperkenalkan konsep daycare ini sama saya. Tapi, dulu konsep daycare ini memang ga terlalu serius saya tekuni. Rasanya buat saya ga kebayang aja harus bener-bener ngurus anak sendirian. Masa sih bisa…. Kemudian ketika akhir2x ini rajin berkeliaran di forum TUM dan naca thread LDR, sayah beneran surprise ternyata banyak loh mommies yang bekerja+ngurus rumah+ngurus anak dan malah jauhan sama suami….. Ah….betapa sempit dunia saya…. Ternyata diluaran sana banyak banget para wanita hebat… Sementara saya…. Cemen abiiiissss rasanya T___T
Maka, pencarian daycare pun dimulai. Sampai saat ini ada tiga kandidat daycare. Yang pertama dilingkungan kantor saya ini… Daycarenya nampak nyaman sekali, cuma memang biayanya agak sedikit kemahalan ya plus saya agak ga nyaman nanti musti bawa2x Raisya naik kendaraan umum…soalnya kan kantor saya dan suami berlawanan arah, jadi ga mungkin kami dianter jemput… Yang kedua, dilingkungan Kalibata City….juga merupakan kandidat terkuat :P karena Raisya ga perlu ikutan rempong dijalan…Cuma disini anak harus langsung bayar biaya pendaftaran dan jadinya ga bisa trial dulu. Yang ketiga, TPA Omah Cilik…liat dari brosurnya, saya tertarik…jaraknya memang agak jauh sedikit dari Kalibata, tapi tempatnya yang homey gitu…
Rencananya, akhir bulan ini saya mau trial dulu…mugkin coba di Daycare yang dilingkungan kantor. Dan, sementara sedang merancang ini..kemudian saya diserang panic attack… bisa ngga ya saya ngurus anak  dan rumah sendirian gitu trus kerja juga…secara selama ini saya ketergantungan banget sama Ibu.

Oh..so help me Allah….. kuatkan hati dan tekad sayah…. Mungkin dengan begini nanti sayah benar benar akan merasakan dunia seorang Ibu yang sesungguhnya…. Membangunkan saya dari leha-leha hidup…. Karena sejujurnya, LDR ini bener-bener membuat sayah kurang berpikir motherly, malah kadang saya ga merasa klo saya ini seorang Ibu…. L
Semoga usaha saya ini dimudahkan…saya sungguh ga ingin macem-macem…Cuma pengen bisa sama2x Raisya setiap hari….  Dan liat anak kecil cantik ini setiap hari….

Friday, May 11, 2012

Postpartum Depression?

Postpartum depression (PPD), also called postnatal depression, is a form of clinical depression which can affect women, and less frequently men, typically after childbirth. Studies report prevalence rates among women from 5% to 25%, but methodological differences among the studies make the actual prevalence rate unclear. Among men, in particular new fathers, the incidence of postpartum depression has been estimated to be between 1.2% and 25.5%.[1] Postpartum depression occurs in women after they have carried a child. Symptoms include sadness, fatigue, changes in sleeping and eating patterns, reduced libido, crying episodes, anxiety, and irritability. Although a number of risk factors have been identified, the causes of PPD are not well understood. Many women recover with a treatment consisting of a support group or counseling.
---- taken from Wikipedia-----

Sedang menganalisa keruwetan yang terjadi dalam diri saya setahun kemarin, right after I gave birth to Raisya. No…saya tidak mengalami baby blues…. I think I can not have the heart to pushed away my baby at that time, she was so precious. This depression came in another form…. Pushed away the father.
Yap. Klo dipikir-pikir setelah melahirkan Raisya, saya jadi menjauhkan diri dari suami. Kerap kali bersikap ketus. Sering bersikap tidak perduli. Dalam benak saya, hanya ada saya dan anak. It was really a rough year for us… for him.
Lately, after a long pause of silent and not mentioned It to anyone, I shared it with a friend.There she recall, this might came from the fact that my husband was not there when I gave birth. I might forgive him, but surely I cannot forget it. Thus, when he seems to be (very) nice and being a great dad for Raisya… my ‘hurt’ heart cannot accept it. Deep down in my heart and in the very black part of my mind… He is still guilty.
This is getting worse when I am seems to cannot accept any single, simple, ridiculous mistakes he, then make. It will surely burst me to anger.
No… I don’t hate him. I always feel guilty after. And I do miss the old us… the loving and caring me for him….. But, a wall seems built around me…. Protecting me from getting hurt again…by him. I don’t even realize when the wall shows and getting bigger and higher and thicker.
This is not right, I know. I need help, I know.
This year, I urge myself to recover. I cannot be like this forever, can I? It’s just that….i still couldn’t find my way out from the wall….  Arrghhh…..where is the Dora map when you need one...
God…. I really do need help…or a vacation….
Dear you… The love is still there. I’ll find my way to reach it…..

Monday, November 1, 2010

Panick Attack: A mother...Me??!!!

This thought is actually came yesterday when I looked out at my baby stuff. And there...it's just hit me.

Tahun ini, rotasi hidup aku seakan berputar cepat. Rasanya masih kemarin, aku cuma seorang gadis dipenghujung usia 20-annya yang masih asyik merangkai mimpi. Masih berlari kesana kemari mengejar angin. Masih seakan menari diatas impian dan khayalan akan masa depan. And then, I realized that I am a wife. Suddenly I wake up and there... the husband's starring at me, smiling... Sejak saat itu, dia bukan lagi laki-laki biasa, teman pria paling dekat yang senantiasa menemani hari-hari dengan titel 'pacar'. Yang masih bisa aku abaikan, yang masih mungkin aku anggap 'kosong'.

Satu fase kehidupan yang berubah tiba-tiba. Ada sejumput tanggung jawab baru yang harus diemban, of being a wife. Tapi, rasanya menjadi seorang istri atau masih pacar, tak ada yang begitu berubah, kecuali sekarang ada kewajiban-kewajiban lain yang harus dipenuhi, lainnya mengalir seperti biasa... hingga... 2 garis merah itu muncul.

Sejak kemunculannya dipagi buta itu, 2 garis merah telah benar-benar merubah arah dan tujuan hidupku. Hingga sekarang, ia telah nampak nyata. Wajahnya sudah bisa aku lihat. Gerakan lincahnya kerap kali aku rasakan... and those tiny little clothes and everything that we prepare for the Baby benar-benar menyadarkanku, I've made a big jump. And I'm stunned.

Terpaku...Am I really ready for this? menjadi seorang istri saja mungkin hal yang tidak terlalu sulit.. tapi... menjadi Seorang IBU? am I really the one? can I be a good mother? Will I? How am i suppose to act as a mother? How will I take care my baby? ..... dan beribu pertanyaan panik yang silih berganti mengetuk pikiran...tension. satupun.... tak ada yang sanggup aku jawab....

Tak dipungkiri, bayangan akan kehadirannya didalam hidupku seolah memberi cahaya... memacu semangat. Tapi, dia bukan boneka... dia nyata... dan isian titik titik pertama dalam hidupnya,adalah aku. Cukup baikkah aku baginya? Sungguhkah aku bisa menjadi pusat hidupnya....

Dan, ya... aku bukan hanya aku yg dulu... I will becoming a mother.... a Mother.... a real one... jeeezzz.... when will I get used to that...

Thursday, October 21, 2010

Inisiasi Menyusui Dini

OK.. this term is really new to me.. Inisiasi Menyusui Dini. Pertama kali denger istilah IMD ini adalah ketika ada seorang aktris yang melahirkan. Penasaran, bumil pun bertanya kepada mbah google dan si Mbah-pun sekali lagi membuktikan kecanggihannya. Banyak tautan yang menjelaskan tentang IMD ini, salah satu yang menarik adalah dari Blog-nya Tiara Lestari and Bumil langsung terdiam..terharu dan sejuta perasaan lainnya... Bumil coba copy sedikit penjelasan mengenai IMD, sbb:

"Inisiasi Menyusu Dini atau disingkat sebagai IMD merupakan program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah. Menyusu dan bukan menyusui merupakan gambaran bahwa IMD bukan program ibu menyusui bayi tetapi bayi yang harus aktif menemukan sendiri putting susu ibu. Program ini dilakukan dengan cara langsung meletakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya dan membiarkan bayi ini merayap untuk menemukan puting susu ibu untuk menyusu. IMD harus dilakukan langsung saat lahir, tanpa boleh ditunda dengan kegiatan menimbang atau mengukur bayi. Bayi juga tidak boleh dibersihkan, hanya dikeringkan kecuali tangannya. Proses ini harus berlangsung skin to skin antara bayi dan ibu." Source: (http://kumpulan.info/keluarga/anak/40-anak/99-inisiasi-menyusu-dini-imd.html)

beberapa link lain yang bisa jadi sumber ilmunya adalah:
- http://anakuya.wordpress.com
-
http://www.detiknews.com/read/2008/01/24/085634/883297/10/jangan-ambil-bayi-dari-dada-ibu?nd993303605

atau silahkan hubungi langsung Mbah google, dengan membisikan keyword 'Inisiasi Menyusui Dini'.

Dan, setelah brosing sana-sini, reading and understanding, bumil pun memutuskan untuk memprioritaskan hal ini, terutama dalam urusan mencari rumah sakit yang mendukung proses IMD. Soalnya ternyata, tidak semua rumah sakit mendukung proses ini, mungkin dikarenakan prosesnya sendiri memang memakan waktu cukup lama, +/- 1 jam.

Tapi tentunya, hal ini harus didiskusikan dulu sama Hubby, karena memang pasangan harus mendukung biar proses IMD bisa maksimal. Awalnya, Hubby agak-agak meragukan IMD dan mungkin berkesan berlebihan. Tapiiiiiiiii..... bumil tidak pantang menyerah. Demi membuatnya mengerti juga peranan penting IMD buat Baby-nya nanti, dikumpulkanlah itu artikel-artikel, biar dia bisa baca sendiri. Alhamdulillah...nampaknya sekarang dia memahami bahwa melakukan IMD itu memang perlu... goood husband sengihnampakgigi.

PR-nya adalah mencari rumah sakit, di Bandung tentunya, yang mendukung IMD. Dan, Alhamdulillah...minggu lalu dapet rekomen rumah sakit yang memang dari dulu sudah menerapkan IMD... ok ceklist!

Yang jadi kekhawatiran sekarang adalah kalau musti melahirkan Caesar, takutnya IMD-nya ngga maksimal sedih. Soal kenapa bumil ada kemungkinan caesar akan diposting minggu depan setelah selesai konsultasi dengan dokter yaaa..... Mudah-mudahan sih masih dimungkinkan untuk melahirkan normal, Insya Allah....senyum

Wednesday, October 6, 2010

Miracle.. Miracle.... It's You...

Baby... Baby... You are real... you are here....

Sekarang... dikala hati ini merasa sedih, gerakan lembutmu seolah ingin mengatakan.. Bunda... aku disini..senyum yaaa...

Disaat hati ini merasa sepi dan sendiri, tendangan halusmu seakan meyakinkan... Bunda...kan ada aku..Bunda ga sendiri...semangat yaa...

Dan, ketika seolah tak ada lagi harapan tuk berjuang, seakan engkau menyalurkan kekuatanmu, berbisik hangat... Bunda.. ini perjuangan kita berdua, aku ada untuk Bunda...

Ya Allah... setiap detiknya terasa sangat berharga. Kesulitan dan kesusahan apapun seakan sirna. Membayangkan lembut kulitnya, suci senyumnya... seolah menghadirkan sejuta kebahagiaan yang tak pernah aku bayangkan...

Yes Baby... Bunda tau kamu ada.. Bunda tau kamu akan selalu menemani Bunda... mari berjuang bersama Nak... karena aku adalah kamu..dan kamu adalah aku...


Tuesday, September 21, 2010

Ayayayayayyayayyy..........

Sok Sibuk..sok sibuuuk.....

Yaak... menjelang lebaran dan abis lebaran ini emang kayaknya koq sok sibuk banget ya. Sempet rada grogo karna pertama kali mau ajuin cuti lama... well.. 4 hari doang sih, tapi kan sebelumnya belom pernah ambil cuti selama itu. Jadi, bener-bener make sure kalo ga ada kerjaan urgent yang pending, semua mission udah pada siap dokumennya, travel-nya... Yaaah...gimana entar mau cuti hamil 3 bulan yaaaa.... penat

Anyway, Alhamdulillah semua sudah berjalan dengan baik, Insya Allah. Sekarang udah bisa hidup dengan tenang, ga rasa was-was lagi... Insya Allah semuanya bisa terus berjalan dengan baik..lancar semua... Amiiiin senyum

Banyak hal patut disyukuri belakangan ini, dan bener-bener merasa bersyukur atas apa yang sudah Allah berikan. Tinggal benar-benar sabar dan ikhlas dalam menghadapi setiap kesulitan yang mungkin ada kedepannya....hwoaaaaaaaaaaaa.... I feel sooo happy pokoknyaaaaaaa senyum

Wednesday, July 28, 2010

Wednesday Blues

How I Love yesterday.. Pagi-pagi hujan bikin semangat deh. I always love Rain, somehow. It's just like giving me a comfort. Well, rain minus thunder if I may add :p . Sudah 2 hari ini pulang cepet terus karena Hubby lagi ada Diklat deket rumah, jadi pulang masih sore-sore. No time buat ngelayap buat bumil ganjen satu ini :D. But, that's OK karena belakangan lagi seneng banget ditemenin kemana-mana sama hubby. Malah, kayaknya klo ga ditemenin males pergi-pergian.. bahkan cuma buat belanja baju aja.. hehehe manjaaaa.. pan bawaan Baby :p.

But today... seems so gloomy even tough the sky is so bright. Dari pagi bawannya udah bad mood dan manyun. Aku sebeeeeeeeeeel.. entah kenapa pokoknya pengen sebel aja. Katanya sih, wanita hamil di usia-usia awal kehamilan itu emang hormon nya masih naik turun. Masih suka tiba-tiba ga mood, bad mood dsb. jadi, marilah kita berlindung dibalik keterangan tersebut. Whuekekekekkke.

Untungnya dikantor lagi lumayan sibuk (lumayan looh, jadi masih bisa nge-blog dooong), jadi pikiran pun bisa dialihkan ke kerjaan. Kadang sibuk memang membantu kalo lagi banyak pikiran ga jelas begini. Setidaknya bisa digantikan sementara sama proses kerjaan.

I really need to settle something, mungkin hal itu juga yang bikin jadi sensitif banget. Kalo udah beres, mudah-mudahan bisa tenang dan bisa terus pertahanin positive mind-nya demi Baby. Kasian Baby, belakangan diajak stress mulu sama Bunda :( .

Anyway, hari ini makan siang enak bwanget..err...yang pasti kenyaaaaaang to the max. The SOs, dengan dikomandoi Mr. Badz ngajakin lunch bareng. Dan pilihan jatuh pada Vietnamese cuisine. Dingin-dingin begini emang enak makan Pho. Bowl-nya gwede sangaaaat.. mantaph daaah, kayaknya ga usah maken malem pun masih cukup tahan deh... (aaah massssa...).Thank you Sos for treating us.... kapan-kapan lagi doooong :D

Abis makan siang yang begitu mengenyangkan.... terus latihan Choir. Huueek...perut rasanya penuuh bangeet jadi susah ambil suara, akhirnya keteteran. Mana latian siang ini khusus latian lagu Don't Stop Believing yang high pitch banget... huks. Perut keteken-teken buat siasatin pake suara perut biar nada-nya sampe dan makanan pun teraduk-aduk kayaknya whuehehehhehe. Hope Baby ga apa-apa, ga ikut kepayahan tapi ikutan nyanyi sama Bunda :).

Yoooossssssss... meski Blues Wednesday banyak kerjaan beres hari ini. Makan enak, nyanyi bikin hati gembiraaaa.... Ntar malem mo kelayapan mumpung Hubby pulang malem.

Eh abis otak-atik lay out.. seru juga... klo belum puas besok rombak lagi deh hehehehhe.. 

Please go away blues.. i need to maintain my mood.. :)

Monday, July 12, 2010

It's been a very long time since I open this page and write something.
Once, writing was my only escape, my only way to show people what I feel because i find it rather difficult to share my feeling in verbal.
Years has gone by.. many stories happen and life continue as it supposed to be.
Life has made me a different women now. Life has give me another live to carry and the story continues...
On my journey to find the real meaning of life, i found so many laugh and tears. But, from all that has happened, i don't dare to regret. Though I might be done so many mistakes, but that leaves so many things to learn and that in the future I will know.. to never take that path again.
On the share of days stories, on the feeling might I felt, on the true finding of love that will always continue, here I am..back to the writing moment... and it surely glad to be back....... because the journey is continue..........

Sunday, December 14, 2008

About Being Lonely

Dulu... sendiri dan kesendirian sudah menjadi hal yang biasa bagiku. Terutama setelah tinggal di Jakarta, sendiri sudah jadi hal yang biasa buat aku. bagiku, menjalani kehidupan ini dengan berjuang sendiri adalah hal yang memang harus aku jalani and I am believe that I can survive with that...

Dulu...sendiri di hari sabtu dan minggu adalah hal yang menyenangkan. Aq bisa melakukan apapun untuk diriku sendiri, memanjakan diri sendiri... Alone at weekend is a luxury....

But now, suddenly it's all change... Sendiri membuat aku takut. Sendiri membuat aku sedih. Sendiri, gamang aku menjalani hari-hariku ke depan.

Mungkinkah karena kehadiranmu yang tidak pernah aku sangka....
Sungguh....aku tidak mau bergantung.....

Wednesday, November 26, 2008

Episode Kehilangan

Parno kalau terima telpon subuh-subuh.. Seperti kemarin sahabatku telpon jam 03.30 mengabarka kalau Papah-nya masuk ICU, sebentar kemudian dikasih kabar Papah sudah meninggal. Duuuuh.. langsung lemes rasanya mengingat aq kenal Papah dan saying juga sama Papah.

Kepergiannya begitu tiba-tiba. Aku jadi membayangkan orangtuaku sendiri, Ibuku terutama. Sesaat membayangkan bagaimana jikalau beliau pergi tiba-tiba, padahal belum sempat lagi aku mempersembahkan yang terbaik dariku untuknya.

Jika boleh meminta… Jangan biarkan beliau pergi sebelum aku memberinya kebahagiaan yang selama ini begitu diharapkannya.. dariku juga dari adikku…

Wednesday, November 19, 2008

I was shocked

Terkadang oranng harus jatuh dulu ke jurang terdalam untuk bisa bangkit dan berjuang demi hidupnya. Mungkin ini yang harus aku alami. Aku ga pernah tau kenapa aku menjadi manusia yang tidak bisa gigih untuk mengejar cita dalam hidupnya. Selalu terlena dalam kondisi The Comfort Zone yang justru terkadang sebenernya membuat aku terperosok dalam hidup yang serba sulit.

Padahal begitu banyak daftar cita yang ingin aku raih. Bahkan menjelang pergantian tahun, biasanya aku sudah punya daftar resolusi… tapi ga pernah satu pun bisa aku realisasikan. Sepertinya ada baut yang longgar dalam otakku. Karenanya, begitu banyak kesempatan bagus yang terlewat begitu aja. Dan, sayangnya penyesalan selalu saja munculnya belakangan. Hummme…. Kenapa ya….

Lately, dapet shock therapy…. Semoga aja bisa jadi pemacu semangat buat lebih gigih mengejar cita-cita… mencapai kebahagiaan yang aku cari.